Banyak wanita yang berdandan memakai pakai seksi gila-gilaan hanya agar mereka terlihat seksi. Hal ini pun direspon oleh perusahaan pakaian dengan memproduksi pakaian-pakaian yang ketat — yang membuat tubuh sulit bergerak — serta pakaian dalam yang terbuat dari bahan kurang berkualitas sehingga membuat pemakainya rentan terkena kanker payudara. Ini diakibatkan karena pakaian yang ketat akan menekan bagian-bagian tubuh tertentu dan berpotensi membuat racun-racun di dalam tubuh berkumpul atau tertekan masuk ke dalam serabut-serabut sel tubuh. Jika racun tersebut tidak secara teratur dikeluarkan, maka akan sangat mungkin untuk mengumpul di serabut-serabut otot payudara sehingga mengakibatkan potensi terkena kanker payudara meningkat.
Untungnya, ada cara menyenangkan untk mencegahnya, yaitu dengan melakukan terapi pijat payudara.
Mengapa pijat payudara dapat mencegah kanker? Alasannya mungkin beranjak dari fakta bahwa meningkatkan peredaran darah dengan cara memijat payudara akan menghangatkan kawasan sekitar organ ini sehingga racun tubuh akan terbuang dari tumpukan endapan racun di payudara. Selain itu juga untuk merangsang produksi kelenjar getah bening sehingga kelenjar ini akan mengalirkan enzim yang sekaligus turut membawa serta zat-zat kimia yang berbahaya.
Kelenjar getah bening menghasilkan semacam enzim yang menyerupai cairan yang mengelilingi sel-sel hidup. Cairan getah bening ini mengandung zat pembasmi penyakit.
Terapi pijat payudara akan sangat bermanfaat bagi para wanita dan dapat dilakukan sendiri maupun dengan bantuan orang lain. Caranya cukup mudah karena hanya diperlukan gerakan-gerakan pijat secara lembut yang dipadukan dengan tehnik mengurut dan meremas untuk meningkatkan peredaran darah dan produksi getah bening. Tehnik terbaik adalah dengan mengurut payudara dalam pola melingkar, mulai dari bagian puting susu ke arah luar. Ulangi langkah ini beberapa kali seperti ketika Anda mengurutkan jari-jari Anda ke sepanjang jari-jari lingkaran atau jeruji roda sepeda, namun jangan terlalu menenkan atau mengurut dengan keras karena justru akan membahayakan. Agar lebih nyaman, lotion pewangi atau minyak pijat hangat dapat digunakan. Penggunaan minyak ini juga akan menghindarkan kulit payudara Anda dari gesekan yang terlalu keras.
Idealnya, pijat payudara sebaiknya dilakukan selepas pulang dari aktivitas kerja. Disarankan agar terlebih dahulu beristirahat / tidur sejenak dengan tidak menggunakan BH / bra untuk memperlancar aliran darah di bagian tubuh tersebut.
Sebagai tambahan, terapi pijat ini juga akan sangat bermanfaat jika dilakukan saat wanita mengalami menstruasi atau haid dimana pada saat-saat tersebut biasanya payudara terasa tegang. Atau juga pada masa menyusui untuk mengurangi ketegangan pada otot-otot payudara sehabis menyusui. Dan yang lebih penting lagi, dapat sekaligus dimanfaatkan untuk mendeteksi apakah ada benjolan yang mencurigakan di bagian payudara.
Video Terapi Pijat Payudara (breast massage)
Disclaimer: Video di atas diambil secara otomatis dari layanan YouTube dan mungkin tidak berhubungan dengan isi artikel. Seluruh hak cipta video ada pada pemilik video yang bersangkutan.

saya umur 26 tahun belum punya anak tapi saya kena kelenja payudara dileher dan di payudara…saya mau menayakan terapi pijat payudara dimana adanya tlg beri saya alamat nya
jika sudak menikah, mungkin bisa dicoba sendiri (dengan bantuan suami) untuk melakukan pijat payudara karena memang tidak terlalu sulit. Caranya dapat dilihat pada video di atas.